MANAJEMEN PENDIDIKAN
KLIK DISINI
Rabu, 22 Februari 2017
Manajemen Pendidikan
Tugas
Mandiri Pertama
(Materi
Report)
MANAJEMEN
PENDIDIKAN
(Studi
analisis Artikel School Management and Creativity
Supriyadi
S.Pd,M.Si, Kepala SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta)
Oleh
NAMA : VANIAR
NASININTA NAINGGOLAN
NPM :
1602050107
KELAS : 2C PAGI BAHASA INGGRIS
KELAS : 2C PAGI BAHASA INGGRIS
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS
UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
TAHUN
2017
DAFTAR ISI
HALAMAN
SAMPUL
DAFTAR
ISI------------------------------------------------------------------------- ii
RINGKASAN-----------------------------------------------------------------------
1
BAGIAN INTI
1.
Pendahuluan------------------------------------------------------------------
2
2.
Pembahasan------------------------------------------------------------------
3
3.
Kesimpulan-------------------------------------------------------------------
5
DAFTAR
PUSTAKA---------------------------------------------------------------- 6
RINGKASAN
Perkembangan lembaga pendidikan di Yogyakarta sangat
beragam baik dari Sekola Negeri maupun swasta. Salah satunya yaitu sekolah SMP
Muhammadiyah 4 Yogyakarta yang perkembangannya sangat berkembang pesat pada
tahun-tahun ini. Sebenarnya banyak strategi yang bisa di ambil dari
permasalahan yang muncul di SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta dari beberapa
strategi tersebut di ambil karena permasalahan itu sangat diyakini mampu
meningkatkan daya tarik dan kepercayaan masyarakat terhadap SMP Muhammadiyah 4
Yogyakarta. Semua amal usaha muhammadiyah (ALM) dalam bidang pendidikan
mempunyai kesempatan yang sama untuk maju berkelas dan menjadi pilihan
masyarakat.
Dan juga banyak faktor pendukung yang ada di SMP
Muhammdiyah 4 Yogyakarta untuk meraih kemajuan. Faktor tersebut lokasi sekolah
yang sangat strategis,gedung sekola,pendopo,masjid yang sangat nyaman untuk
belajar dan beraktifitas. Dan sekolah berlokasih di jalan raya dengan system
satu arah , sarana prasarana pokok dan pendukung yang sangat representative
untuk proses belajar mengajar. Suasana yang sejuk dengan luasnya ruang yang
terbuka. Namun ada beberapa kendala yang di hadapi sekolah dalam upaya untuk
mencapai kemajuan sekolah. Kendala tersebut ada yang bersifat permanen maupun
incidental. Kendala permanen yaitu terbatasnya terbatasnya lahan sekolah yang
belum menampung seluruh siswa untuk melakukan sholat zuhur maupun sholat
jum’at.
Terdapat pelatian rutin tentang pengusaan IT setiap
hari serasa kalau tidak melihat jangka panjang. Pelatihan dari berbagai upaya
peningkatan kualitas sumber daya manusia di SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta.
Pelatihan komunikasi efectif untuk pendidik dan tenaga kependidikan juga
terhadap siswa, orang tua dan masyarakat berjalan dengan baik. Jadi, dengan
dukungan seluruh stake holder ini dan juga kolaborasi dan komunikasi dengan
berbagai pihak sehingga kita mempunyai ragam wacana dan rencana yang bisa
dikembangkan untuk memajukan sekolah . kompetensi pendidik dan tenaga pendidik
mutlak di tingkatkan karena kita harus menyiapkan generasi dalam hidup yang
sangat berbeda dan tingkat kompetisi dan resiko yang sangat tinggi.
BAGIAN INTI
1 Pendahuluan
Perkembangan lembaga pendidikan di Yogyakarta sangat
beragam baik dari sekolah negeri maupun swasta. Ada skolah yang berkembang
pesat,stagnan,dan cenderung turun atau bahkan terancam tergulung tikar. Banyak
faktor yang mempengaruhi kondisi ini mulai dari kebijakan
pemerintahan/yayasan,kondisi dan perkembangan masyarakat, kepala
sekolah,guru,karyawan, dan siswa. Berbagai sekolah baru bermunculan di
Yogyakarta baik yang bersifat local, umum atau agama sampai sekolah berafiliasi
internasional. Dengan kondisi semacam ini SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta
terpanggil untuk bergerak ke depan, lari bahkan lompat dari kondisi yang lama
menuju kondisi citacita. Semua orang menginginkan institusi tempat kerjanya
menjadi tempat nyaman untuk bercocok taman dan mendapatkan hasil kerja yang
melimpah dan berfaedah untuk masyarakat luas. Hal ini perlu kita sadarkan
kepada semua warga sekolah agar pekerjaan besar perubahan tidak hanya bertumpu
pada beberapa orang saja. Layaknya seorang petani yang ingin panen raya semua
warga sekolah harus giat bekerja dari pagi hingga petang, memupuk etos kerja,
menyiangi kemalasan dan membasmi kendala-kendala kecil yang sering menjadi faktor
penghambat kemajuan.
Berdasarkan uraian di atas dapat dirumuskan masalah
dalam tulisan ini adalah sebagai berikut:” jenis inovasi dan promosi apa yang
bisa meningkatkan daya tarik masyarakat terhadap SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta
. . Kondisi awal SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta beberapa tahun yang lalu dari
saat ini mengalami perubahan dari beberapa segi. Dilihat dari input akademik
siswa, tingkat ekonomi dan background pendidikan orangtua masih terdominasi
oleh kalangan menengah bahkan beberapa persen diantaranya tergolong rendah.
Dengan berbagai inovasi dan treatment yang terstruktur dengan baik kondisi
tersebut bisa bergeser menjadi meningkatnya perhatian masyarakat terhadap SMP
Muhammadiyah 4 Yogyakarta. Setelah berbagai upaya dilakukan saat ini input
akademik siswa, tingkat ekonomi dan background pendidikan orangtua meningkat
tajam dengan tengarainya meningkatnya RAPBS yang cukup signifikan kenaikannya.
PEMBAHASAN
Untuk merubah citra baik sekolah di masyarakat luas
bukanlah sesuatu yang sangat mudah. Perlu banyak langkah dan waktu yang tidak
singkat. Alternative dari strategi pemecahan masalahnya juga beragam dari
paling yang sederhana sehingga yang rumit membutuhkan biaya yng tinggi. Smp
muhammadiyah 4 yogyakarta mengambil beberapa alternative yaitu seperti program
unggulan, ekspos prestasi , modemisasi , promosi, face lift , menaikkan harga
jual , dan menaikkan harga jual. Sebenarnya, banyak strategi yang bis adi ambil
dari permasalahan yang muncul di smp Muhammadiyah 4 Yogyakarta. Beberapa
strategi pemecahan masalah tersebut antara lain sekolah membuat program,
melaksanakan,mengevaluasi dan memodifikasi kegiatan-kegiatan seperti ini
Program unggulan,Ekspos prestasi,Moderniasi,Promosi,Face lift sekolah,Menaikan
harga jual, dan Menjaga kualitas SDM.
Secara yudiris, ruang lingkup manajemen pendidikan
yang dilaksanakan oleh Kepala sekolah di sekolah mengacu pada Permendiknas
Nomor 19 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Sekolah atau Madrasah adalah Rencana
Program sekolah,pelaksaan program sekolah, kepemimpinan, pengawasan atau
evaluasi, system informasi manajemen (Mohamad Mustari, 2015)
Sebenarnya banyak strategi yang bisa diambil dari
permasalahan yang muncul di SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta. Pemilihan dari
ketujuh strategi tersebu diambil karena permasalahan itu diyakini mampu
meningkatkan daya tarik dan kepercayaan masyarakat terhadap SMP Muhammadiyah 4
Yogyakarta.
Banyak faktor pendukung yang ada di SMP Muhammadiyah 4
Yogyakarta untuk meraih kemajuan. Faktor-faktor tersebut antara lain: lokasi
sekolah yang strategis, gedung sekolah, pendopo, masjid yang sangat nyaman
untuk belajar dan beraktifitas. Sekolah beralokasi di jalan raya dengan system
satu arah. Banyak pendidik dan tenaga pendidik yang masih muda dan sangat
produktif dalam bekerja.
Penilaian stake holder terhadap kompetensi
professional guru sebesar 56,4 menyatakan baik dan 27,3 menyatakan sangat baik.
Kompetensi professional mencakup : penguasaan materi,kemampuan membuka
pelajaran, kemampuan bertanya,kemampuan mengadakan variasi pembelajaran,
kejelasan dalam penyajian materi,kemampuan mengelola kelas,dan ketepatan antara
waktu dan materi pembelajaran. (Brotosedjati, 2013)
Keberhasilan pendidikan sebagian besar ditentukan oleh
mutu profesionalisme seorang guru. Guru yang professional bukanlah hanya guru
yang mengajar dengan baik. Tetapi juga dapat mendidik. Untuk iniselain harus
menguasai ilmu yang diajarkan dan cara mengajarkannya dengan baik,seorang guru
juga harus memiliki akhlak yang mulia. Guru juga harus mampu meningkatkan
pengetahuannya dari waktu ke waktu sesuai dengan perubahan jaman. Berbagai
perubahan yang diakibatkan oleh kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan harus
diantisipasi oleh guru. Dengan demikian seorang guru tidak hanya menjadi sumber
informasi, dia juga dapat menjadi
motivator,inspirator,dinamisator,fasilitator,katalisator,evaluator,dan
sebagainya. (Prof.Dr.H.Abuddin Nata, 2010)
KESIMPULAN
Semua Amal Usaha Muhammadiyah(AUM) di bidang pendidikan
mempunyai kesempatan yang sama untuk maju,berkelas,dan menjadi pilihan
masyarakat. Kemajuan dan perubahan yang akan diraih tidak bisa dilakukan hanya
oleh beberapa orang saja tetapi semua warga sekolah dengn dukungan seluruh
stake holder dari seluruh tingkatan persyarikatan dan instansi pemerintah harus
ikut ambil bagian dalam program perubahan ini. Etos kerja yang tinggi dari
seluruh warga sekolah sangat diperlukan dalam merealisasikan sebuah ciita-cita
besar seperti kepala sekolah. Kolaborasi dan komunikasi dengan berbagai pihak
juga sangat diperlukan agar wawasan kita terbuka lebar sehingga kita mempunyai
ragam wacana dan rencana yang bisa dikembangkan untuk memjukan sekolah.
Kompetensi pendidik dan tenaga pendidik ditingkatkan karena kita yang meyiapkan
generasi yang akan hidup di dunia yang sngat berbeda dan tingkat kompisi dan
resiko yang sangat tinggi.
Terdapat pelatian rutin tentang pengusaan IT setiap
hari serasa kalau tidak melihat jangka panjang. Pelatihan dari berbagai upaya
peningkatan kualitas sumber daya manusia di SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta.
Pelatihan komunikasi efectif untuk pendidik dan tenaga kependidikan juga
terhadap siswa, orang tua dan masyarakat berjalan dengan baik. Jadi, dengan
dukungan seluruh stake holder ini dan juga kolaborasi dan komunikasi dengan
berbagai pihak sehingga kita mempunyai ragam wacana dan rencana yang bisa
dikembangkan untuk memajukan sekolah . kompetensi pendidik dan tenaga pendidik
mutlak di tingkatkan karena kita harus menyiapkan generasi dalam hidup yang
sangat berbeda dan tingkat kompetisi dan resiko yang sangat tinggi.
Bibliography
Mustari, M. (2015). Manajemen Pendidikan. Jakarta: PT RajaGrafindo
Persada.
Nata, A. (2010). Manajemen Pendidikan. Jakarta: KENCANA PRENADA
MEDIA GROUP.
Imran, Ali.2011. Manajemen Peserta
Didik Berbasis Sekolah
Langganan:
Komentar (Atom)